Apakah Anda berencana untuk mempekerjakan kontraktor guna membangun kediaman Anda dalam waktu dekat? Jika iya, itu adalah pilihan yang tepat karena dengan melakukan hal tersebut, Anda bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Namun, perlu diingat bahwa memilih kontraktor tidak bisa sembarangan. Jika Anda memilih kontraktor yang salah, tentu rumah Anda tidak akan nyaman dan menyenangkan seperti yang Anda bayangkan. Oleh sebab itu, Anda harus berhati-hati dalam memilih kontraktor. Di samping itu, ada baiknya juga untuk menanyakan hal-hal di bawah ini kepada kontraktor sebelum membuat keputusan:

Sudah berapa banyak klien yang ditangani?

Jika kontraktor menjawab kurang dari 10 klien, itu artinya bahwa mereka belum begitu berpengalaman dan Anda sebaiknya mencari kontraktor lainnya. Sadari bahwa kurangnya pengalaman dalam membangun rumah dapat menyebabkan bangunan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Misalnya, jika Anda ingin rumah Anda terlihat minimalis, kontraktor yang kurang berpengalaman tentu akan membangun rumah sebisa mereka sehingga pada akhirnya rumah Anda bukan terlihat minimalis tapi terkesan sederhana dan apa adanya. Apabila hal ini terjadi, mau tidak mau Anda harus merenovasi rumah dan mengeluarkan uang lagi.

construction

Berapa gaji kontraktor dan bagaimana metode pembayaran (harian/bulanan)?

Gaji kontraktor biasanya disesuaikan dengan bangunan yang ingin dibangun. Pastikan untuk bertanya terlebih dahulu kepada sanak keluarga dan teman-teman Anda soal gaji kontraktor karena siapa tahu mereka mengetahui kisaran gaji kontraktor terbaru. Jika tidak, Anda bisa mencari informasi terkait di internet. Hal ini perlu dilakukan agar Anda tidak menghabiskan banyak dana hanya untuk mempekerjakan kontraktor. Apabila sudah menemukan kata sepakat soal gaji mereka, tanyakan juga metode pembayarannya, apakah mereka ingin dibayar harian atau bulanan. Pastikan gaji mereka disesuaikan juga dengan jam kerja agar Anda tidak merasa dirugikan.

Di lain sisi, apabila Anda langsung mengambil kesepakatan soal gaji tanpa mencari tahu terlebih dahulu mengenai hal ini, Anda bisa saja rugi besar. Bayangkan jika kontraktor meminta Anda per bulannya mengeluarkan dana 20 juta rupiah sedangkan mereka hanya bekerja selama 20 hari dengan 8 jam kerja per harinya, tentu Anda akan rugi karena ada 10 hari di mana mereka tidak bekerja.

Oya, jangan lupa juga untuk menanyakan soal uang makan dan transport mereka. Jika Anda juga harus membayar kedua hal ini, Anda harus menghitungnya baik. Jangan sampai pengeluaran Anda membengkak dan Anda gagal memiliki rumah karena dana sudah habis duluan.

Apakah ada ganti rugi jika bangunan tidak sesuai yang diharapkan?

Kontraktor berpengalaman dan profesional pun bisa melakukan kesalahan baik sengaja atau pun tidak sengaja. Hal ini perlu dimaklumi karena manusia tidak ada yang sempurna. Namun, itu tidak berarti bahwa Anda harus berlapang dada dan menerima begitu saja apabila bangunan yang mereka bangun tidak sesuai dengan harapan. Untuk itu, tanyakan apakah mereka akan memberikan ganti rugi apabila mereka melakukan kesalahan ini. Jika mereka maunya lepas tangan dari masalah seperti ini, itu artinya mereka belum profesional dan tidak bertanggung jawab. Sangat dilarang keras untuk mempercayai kontraktor seperti ini.

Kontraktor yang profesional tentu akan bertanggung jawab penuh atas kesalahan mereka. Mereka mungkin tidak memberikan ganti rugi berupa uang tapi mereka akan merenovasi rumah Anda. Tidak perlu khawatir soal upah mereka karena mereka rela melakukan perbaikan kembali tanpa meminta tambahan upah dari Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *